Banyak orang merasa sulit menemukan waktu untuk jeda karena takut mengganggu rutinitas yang sudah padat. Namun, jeda sebenarnya tidak harus panjang atau memakan waktu khusus. Kita bisa memasukkannya sebagai bagian alami dari kegiatan harian tanpa membuat jadwal menjadi berat.
Misalnya, setelah menyelesaikan satu tugas, coba rapikan meja selama beberapa menit. Aktivitas kecil ini dapat menjadi momen jeda yang menyenangkan tanpa terasa seperti berhenti bekerja. Atau, Anda bisa berjalan sebentar di sekitar ruangan sambil meluruskan badan, lalu kembali dengan perasaan yang lebih segar.
Menikmati minuman hangat juga bisa menjadi jeda yang terasa alami. Saat menyeduh teh atau kopi, cobalah menikmatinya dengan tenang sebelum melanjutkan kegiatan. Dalam waktu singkat, Anda akan merasakan suasana yang lebih santai tanpa harus mengubah banyak hal.
Dengan memberi kesempatan untuk berhenti sebentar, kita menjaga ritme harian agar tetap terasa lembut dan stabil. Jeda menjadi bagian dari keseharian, bukan sesuatu yang harus dicari secara khusus. Hasilnya, hari terasa lebih teratur, ringan, dan tidak membuat kita merasa terburu-buru setiap saat.
